Pluralitas Gerakan Mahasiswa

Mempersoalkan perbedaan gerakan antara mahasiswa 1998 dan keseragaman visi kini. Jika gerakan mahasiswa 1998 satu visi; reformasi, maka tidak begitu dengan mahasiswa kini. “Mahasiswa memiliki agenda dan garis perjuangan yang berbeda dengan mahasiswa lainnya. Kini mahasiswa menghadapi pluralitas gerakan yang sangat besar” demikian yang terjadi dan mungkin juga keluhan banyak ahli dan aktivis.

Satu hal lagi yang sering kita tidak sadari, membayangkan sebuah hasil; hancurnya orde lama, tewasnya orba dan tegaknya reformasi, sebagai sebuah keseragaman visi. Padahal masalah visi dan garis perjuangan gerakan adalah masalah proses. Kita sama-sama tahu, saat reformasi meletus ada mahasiswa yang punya visi berbeda. Bahkan mungkin, dari dulu tidak ada gerakan yang visi dan garis perjuangannya seragam. Dengan begitu, kita tidak perlu menulis pluralitas gerakan sebagai sebuah hal yang harus kita hadapi, toh ia tidak bisa dielakkan. Justru mungkin kita selayaknya mensyukuri pluralitas yang ada. Klise, seperti yang diungkapkan kebanyakan, pluralitas menambah dinamisasi. Paling tidak, mahasiswa tidak menyoroti masalah dari satu sudut pandang semata. Akhirnya, proses peng-idealisasi-an mahasiswa baik penegasan fungsi dan peranan mahasiswa, selayaknya dikembalikan kepada masing-masing individu mahasiswa. Penggeneralisasian fungsi dan peranan mahasiswa hanya mengakibatkan definisi mahasiswa menjadi naif. Bahkan label agent of change, agent of modernization, penjaga reformasi dan kritis. Mungkin meminjam ungkapan Kant, hanya individu mahasiswa yang tahu, sehingga mereka yang berhak menentukan peran dan fungsinya. Jika begitu, jangan-jangan begitulah mahasiswa apa adanya. Jangan-jangan mereka telah mempertegas fungsi dan perannya. Lalu, fungsi dan peran apa lagi yang harus dipertegas?

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: