Menyoal Pendidikan Negeri Kita

Di Indonesia kondisi SDM masuk ke dalam angkatan kerja yang memprihatinkan. Faktor pendidikan salah satu yang menjadi penyebabnya. Pendidikan di Indonesia masih saja menyisakan sejumlah persoalan, baik menyangkut masalah kualitas guru, kemampuan ekonomi orang tua siswa dan keberpihakan pemerintah dalam memberikan jaminan pendidikan yang baik terhadap masyarakat. Berkaca pada persoalan ini maka pendidikan merupakan salah satu jawabanya. Tengok saja pendidikan di tanah air menimbun banyak persoalan. Walaupun negeri ini telah berganti rezim dan penguasa beberapa kali, dunia pendidikan tak kunjung lepas dari sejumlah persoalan diatas.
Salah satu yang patut kita renungkan bersama bahwa kualitas pendidikan kita terbilang buruk menurut penilaian Program Pembangunan PBB (UNDP), pada tahun 2000 menunjukan bahwa, kualitas SDM Indonesia menduduki urutan ke 109 dari 174 negara, atau jauh dibandingkan dengan Singapura (24), Malaysia (61), Thailand (76), dan fhilipina (77).
Gambaran di atas paling tidak merupakan semacam pil pahit bagi kita semua, artinya kita berkewajiban untuk memperbaikinya, bahwa kualitas pendidikan berpulang kepada para pengelola negara serta masyarakat pada umumnya. Bila kita melihat pendidikan di Indonesia maka kita akan mendapati beberapa persoalan mendasar yang salah satunya adalah kurangnya pengembangan kapasitas SDM dan standarisasi kompetensi tenaga pendidik untuk menjamin mutu pendidikan, maka dari sini Pemerintah Indonesia membutuhkan keseriusan untuk penyusunan mekanisme penyelengaraan pendidikan yang lebih profesional, transfaran dan akuntabel.
Dalam mewujudkan Indonesia yang ramah pendidikan diperlukan empat unsur paradigma, yaitu unsur manusia (human resources), unsur alam (natural resources), unsur modal (financial resources) dan unsur kemampuan manajemen (managemen resources). Kempat unsur tersebut semuanya bermuara pada sektor pembangunan pendidikan yang berkualitas bukan hanya sekedar pendidikan. Oleh karena itu Pemerintah dan masyarkat hendaknya bahu membahu dalam mewujudkan pendidikan yang gratis sehingga terjangkau oleh masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: