Proposal ( Bag.1 HP )

  • F. Hipotesis Penelitian

Hipotesis dipandang sebagai jawaban yang bersifat sementara terhadap permasalahan penelitian sampai terbukti melalui data yang terkumpul ( Suharsimi, 1987 : 62 ). Adapun kegunaannya untuk mengarahkan peneliti dalam memecahkan masalah dan membimbingnya dalam mengadakan penelitian.

Dengan mengacu kerangka pemikiran diatas, diasumsikan bahwa faktor-faktor keberhasilan sistem pelaksanaan pendidikan terpadu kurikulum pesantren dan departemen agama tidak terlepas dari unsur-unsur yang ada dalam pesantren itu sendiri ataupun Catur Pusat Pendidikan pesantren pada umumnya (sekolah, rumah tangga, masyarakat, dan masjid). Pembiayaan dalam pendidikan, kapabelitas pendidik, kedisiplinan anak didik, kurikulum yang jelas dan terarah, fasilitas yang berstandar dan standarisasi kejelasan sistem pendidikan itu sendiri merupakan beberapa faktor yang jelas akan sangat mempengaruhi terhadap sistem pelaksanaan pendidikan dalam hal ini adalah kaitannya dengan pesantren dan institusi formal Negara yaitu departemen agama yang menaungi kurikulum pesantren-pesantren pada umumnya.

Dengan demikian penulis akan melakukan pengujian hipotesis alternative yang menyatakan adanya asumsi kebenaran tentang faktor-faktor diatas terhadap konsep faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan pelaksanaan sistem pendidikan terpadu kurikulum pesantren dan departemen agama itu sendiri.

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: